Pengertian Fintech

fintech

Pengertian Fintech – Pernahkah Kanca IT mendengar kata fintech? Di era teknologi seperti saat ini tentunya fintech sudah sering dijumpai. Simak informasi berikut ini untuk mengetahui pengertian, sejarah, manfaat dan jenis-jenis fintech yang dapat Kanca IT temui di Indonesia.

Pengertian Fintech

Fintech merupakan kepanjangan dari financial technology.  Perusahaan ini bergerak di bidang jasa keuangan yang telah dikembangkan dengan memadukan teknologi. Fintech menjadi salah satu inovasi di bidang keuangan. Pembuatan fintech dengan memanfaatkan teknologi untuk mempercepat pelayanan di bidang keuangan.

Fintech mencakup cara pembayaran mulai dari transfer data, pinjaman dana, pengumpulan dana dan pengeolaan aset yang dikombinasikan dengan teknologi untuk memudahkan pelayanannya. Saat ini, fintech menjadi salah satu solusi keuangan di masyarakat yang dapat mengubah kebiasaan masyarakat dalam menggunakan jasa keuangan dengan memanfaatkan teknologi.

Sejarah Fintech

Perkembangan fintech dimulai pada tahun 1866 dengan memanfaatkan kabel telegraf translantik yang mendukung adanya globalisasi hingga tahun 1913. Lima tahun kemudian, sistem pengiriman elektronik yang bernama Fedwire diluncurkan dan selanjutnya terciptalah kartu kredit pada tahun 1950.

Periode fintech 2.0 dimulai dengan adanya ATM di tahun 1967. Perkembangan ini selaras dengan berkembangnya internet dan e-commerce. Pesatnya perkembangan internet membuat banyak e-commerce di tahun 90-an. Setelah itu, banyak bermunculan ayanan internet bankin dan situs penjualan saham yang dilakukan secara online.

Setelah krisis 2008, perkembangan Fintech terus berlanjut. Kepercayaan masyarakat terhadap fintech terus meningkat. Sehingga bermunculan startUp di bidang jasa keuangan untuk melakukan pembayaran secara online, crowdfunding, pinjaman online dan lainnya.

Manfaat Fintech

Kanca IT mungkin bertanya-tanya mengapa fintech mengalami perkembangan yang pesat dan semakin banyak penggunanya. Hal itu dikarenakan fintech memberikan banyak manfaat untuk penggunanya. Berikut beberapa keunggulan menggunakan fintech.

  • Memudahkan Layanan Keuangan Digital

Di era teknologi seperti saat ini, tentunya layanan keuangan finansial akan semakin mudah. Kanca IT dapat melihat kemudahan layanan digital dengan beberapa fitur seperti transfer dana dengan mudah dan cepat tanpa harus mengunjungi atm ataupun teller bank. Hal itu menjadi salah satu manfaat dari fintech dalam hal kemudahan transaksi.

  • Membantu Meningkakan Taraf Hidup

Penigkatan taraf hidup dapat terjadi dikarenakan penggunaan pembayaran dengan fintech di beberapa merchant. Tentunya sistem pembayaran dapat dilakukan dengan biaya yang lebih rendah. Inovasi juga dapat membantu meningkatkan infrastruktu perbankan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Peran fintech juga dapat membantu upaya pengentasan kemiskinan hingga ratusan juta jiwa.

  • Membantu Mengembangkan Perusahaan StartUp

Saat ini banyak perusahaan baru yang mengembangkan produk keuangan digital. Pengalaman baru dalam hal digital banking juga menjadi salah satu solusi untuk kemudahan bertransaksi. Banyak juga perusahaan yang mengembangkan digital banking dengan hasil analisa yang lebih detail dan spesifik untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Jenis-jenis Fintech di Indonesia

Di Indonesia terdapat beberapa jenis fintech yang dikembangkan. Walaupun begitu, tidak semua orang menyadari bahwa setiap harinya telah memanfaatkan fintech untuk bertransaksi. Berikut beberapa jenis fintech yang berkembang di Indonesia.

  1. Crowdfunding

Crowdfunding menjadi platform yang memiliki peran penting dalam mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dengan jumlah tertentu dengan pihak lain yang akan memberikan dana. Transaksi yang dilakukan dengan Crowdfunding cenderung mudah dan aman.

  1. Risk dan Investment Management

Konsep dari Risk dan Investment Management mengacu pada konseop financial planner yang dirubah bentuknya dalam bentuk digital. Fungsi dari fintech satu ini adalah untuk merencanakan keuangan agar dapat dilaksanakan dengan lebih mudah sehingga dapat dipantau dimana saja dan kapan saja.

  1. Market Aggregator

Fintech satu ini memililiki peran penting untuk membandingkan produk keuangan dengan mengumpulkan berbagai informasi. Beberapa informasi yang berhasil didapatkan akan menjadi referensi untuk pengguna. Keakuratan data pada fintech satu ini akan membantu pengguna untuk memilih produk keuangan yang paling tepat.

  1. Payment, Clearing dan Settlement

Jenis fintech satu ini merupakan salah satu yang paling sering digunakan di masyarakat. Kanca IT mungkin tidak sadar bahwa dalam keseharian telah menggunakan fintech jenis ini. Biasanya fintech ini digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran di berbagai merchant baik untuk transportasi, pembelian, dan pembayaran lainnya. Untuk lebih mengetahui mengenai financial technologi, baca artikel fintech di sini.

Nah, Kanca IT sekarang sudah tahu ya apa itu fintech dan apa saja jenisnya. Dalam keseharian Kanca IT mungkin telah menggunakan salah satu fintech tanpa Kanca IT sadari. Tentunya penggunaan fintech sangat membantu untuk mempercepat transaksi.

Baca Juga:

Penulis: Fandi Fabriyan

First You Learn, Then You Remove The "L"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *