Contoh Pembelajaran Daring Menggunakan Telegram

Contoh Pembelajaran Daring Menggunakan Telegram

Contoh Pembelajaran Daring Menggunakan Telegram – Di masa pandemi covid19 seperti ini, pembelajaran daring atau online banyak diterapkan oleh instansi pendidikan salah satunya sekolah. Pemanfaatan media pembelajaran pun dipilih menjadi solusi jitu untuk tetap menjaga kefektifan belajar para siswa. Salah satu media pembelajaran daring yang terbilang hemat kuota dan tidak memberatkan adalah Telegram. Salah satu aplikasi chatting yang sedang naik daun ini menyuguhkan berbagai macam fitur menarik.

Alasan Menggunakan Telegram

Berdasarkan situs resminya telegram.org, alasan orang-orang memilih Telegram kurang lebih ada 9 faktor:

  1. Simple. Telegram sederhana dan mudah untuk digunakan.
  2. Private. Telegram terenkripsi dan memiliki fitur penghancur otomatis.
  3. Synced. Telegram dapat diakses di beberapa perangkat bersamaan.
  4. Fast. Telegram mengirim pesan lebih cepat dari aplikasi lain.
  5. Powerful. Telegram tanpa batas ukuran untuk pesan dan media.
  6. Open. Telegram memiliki API dan kode sumber terbuka untuk semua.
  7. Secure. Telegram menjaga pesan Anda selalu aman dari serangan peretas.
  8. Social. Telegram menampung hingga 200.000 anggota dalam grup.
  9. Expressive. Telegram dapat disesuaikan dengan ekspresi Anda.

Pembelajaran di Telegram

Ada beberapa fitur di Telegram yang bisa dimanfaatkan oleh para guru dan siswa sebagai media pembelajaran. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Absensi Kehadiran
  • Share Materi berupa Gambar, Link, File (PDF, Doc, Xls, Rar dll), Audio maupun Video
  • Tanya Jawab
  • Kuis

Satu hal yang perlu dipersiapan ketika ingin menggunakan telegram sebagai media pembelajaran adalah pastikan semua Guru dan Siswa sudah menginstall telegram di HP masing-masing. Bagi yang belum tahu cara instal telegram bisa baca postingan tentang Cara Install Telegram.

Jika sudah terinstal, jangan lupa untuk membuat akun telegram (baca postingan tentang: Cara Membuat Akun Telegram). Pembuatan akun telegram hanya membutuhkan nomor HP yang aktif untuk verifikasi.

Jika semua Guru dan Siswa sudah memiliki akun telegram, artinya pembuatan 4 kegiatan diatas bisa dilakukan. Silahkan simak tutorial berikut:

Kebutuhan Guru dan Siswa

Guru dalam hal ini memiliki beberapa tugas diantaranya:

  1. Membuat Kelas/Grup
  2. Menambahkan Siswa ke Kelas/Grup
  3. Membuat Peraturan Kelas/Grup
  4. Membuat Absensi Kehadiran di Kelas/Grup
  5. Membagi Materi berupa File Dokumen, Audio, Video ataupun Link di Kelas/Grup
  6. Melakukan Sesi Tanya Jawab di Kelas/Grup
  7. Membuat Kuis di Kelas/Grup
  8. Merekap Absensi Kehadiran dan Nilai Kuis di Kelas/Grup

Sedangkan Siswa memiliki beberapa tugas berikut:

  1. Bergabung ke Kelas/Grup
  2. Melakukan Absensi Kehadiran di Kelas/Grup
  3. Melakukan Tanya Jawab di Kelas/Grup
  4. Mengerjakan Kuis di Kelas/Grup

Untuk contoh penerapan pembelajaran daring menggunakan telegram, silahkan bisa ikuti video tentang Webinar Telegram bersama MGBK SMK Cilacap dan Universitas Bina Sarana Informatika berikut ini:

Penulis: Fandi Fabriyan

First You Learn, Then You Remove The "L"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *