Review Jetorbit

  • 3 min read
  • Nov 21, 2020

JetOrbit adalah penyedia layanan hosting dan domain yang tergolong baru dalam industri web hosting Indonesia karena baru berdiri pada tahun 2012. Meskipun tergolong pemain baru, JetOrbit patut untuk dipertimbangkan. Berikut ini review JetOrbit berdasarkan pengalaman penggunanya.

Review JetOrbit: Kelebihan Provider JetOrbit dalam Layanan Hosting dan Domain

Berbicara mengenai penyedia layanan hosting dan domain maka tidak bisa dilepaskan dari faktor performa seperti uptime, layanan Customer Care, Load Time, dan Load Impact. Jika penyedia hosting memiliki nilai yang baik pada keempat faktor, maka penyedia hosting tersebut wajib dipertimbangkan.

Sebagai pemain baru di industri hosting Indonesia, JetOrbit memberikan performa yang cukup menjanjikan sehingga patut dijadikan pertimbangan dalam memilih penyedia layanan hosting dan domain di Indonesia.

tampilan-jetorbitcom
Tampilan Website Jetorbit

Rata-Rata Uptime Stabil (99,93%)

Faktor pertama yang perlu dipertimbangkan adalah stabilitas uptime server. JetOrbit memiliki rata-rata yang sangat baik yaitu 99,93%. Nilai ini cukup stabil selama beberapa bulan terakhir sehingga menjadikan JetOrbit sebagai salah satu provider terbaik.

Kanca IT bisa memantau waktu uptime yang dimiliki oleh JetOrbit melalui uptime.jetorbit.com. Kanca IT akan melihat uptime harian pada beberapa server yang dimiliki oleh JetOrbit sehingga transparansi uptime dapat diketahui dengan baik.

Support yang Cepat Tanggap dan Efisien

Faktor kedua yang perlu dipertimbangkan dalam memilih provider layanan hosting dan domain adalah layanan support. JetOrbit memiliki layanan yang siap membantu Kanca IT selama 24/7 dengan respon yang ramah.

JetOrbit memberikan layanan Customer Care/Support dalam bentuk live chat, Whatsapp, Email, dan tiket. Jika Kanca IT mengirimkan keluhan melalui live chat, maka admin JetOrbit akan melayani dengan sigap selama 24/7.

Untuk pertanyaan yang bersifat teknis, JetOrbit lebih mendukung pelayanan melalui tiket. Namun pelayanan melalui tiket yang diberikan oleh JetOrbit tergolong cepat dikarenakan admin membalas kurang dari 8 menit.

Rata-rata balasan tiket untuk provider hosting dan domain lainnya adalah 22,38 menit. JetOrbit tergolong provider dengan pelayanan yang cepat meskipun menggunakan tiket untuk menyampaikan keluhan.

Backup Offsite Yang Lebih Aman

Setiap provider layanan hosting dan domain memberikan keamanan data melalui proses backup data. Namun beberapa provider hanya mendukung sistem backup onsite atau backup secara langsung oleh sistem yang diciptakan.

Sehingga kemungkinan terjadinya kehilangan data pada server data besar terjadi. Salah satu kelebihan dimiliki oleh JetOrbit adalah adanya backup offsite. Tidak banyak provider layanan hosting dan domain yang memiliki backup offsite.

Backup offsite adalah tindakan backup data situs atau server hosting di luar backup sistem. Sehingga keamanan data Kanca IT menjadi lebih baik. Kapanpun Kanca IT membutuhkan data backup offsite, dapat langsung menghubungi tim JetOrbit.

Biaya Sewa Bulanan untuk Paket Hosting Termurah

Beberapa penyedia layanan hosting lainnya tidak memberikan layanan paket termurah dengan jangka waktu bulanan. JetOrbit memberikan pilihan paket yang paling murah dengan biaya sewa bulanan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 3 tahun.

Harga hosting yang ditawarkan tiap paket JetOrbit tergolong murah. Sehingga Kanca IT yang memiliki budget kecil dapat membeli server hosting dengan biaya sewa bulanan sehingga dapat mengurangi pengeluaran.

Kekurangan Pelayanan Hosting dan Domain JetOrbit

Meskipun JetOrbin memiliki nilai uptime yang transparan melalui situs mereka, namun terdapat faktor lain yang perlu dipertimbangkan seperti Load Time dan Load Impact Test. JetOrbit memiliki kekurangan dalam Load Time dan Load Impact Test.

Penurunan Load Time Lebih dari 1 Detik

Kekurangan pertama yang dimiliki oleh JetOrbit adalah penurunan Load Time yang lebih dari 1 detik. Kecepatan uptime ideal suatu provider hosting adalah di bawah 1 detik. Sehingga JetOrbit membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuka situs.

Nilai uptime yang lebih dari 1 detik berdampak terhadap pengalaman pelanggan Kanca IT yang mengunjungi situs tersebut. Beberapa bulan terakhir, JetOrbit tidak dapat menjaga stabilitas kecepatan Load Time yang mereka miliki.

Gagal dalam Pengujian Load Impact Test 15 Virtual User

Faktor kedua yang wajib menjadi pertimbangan adalah Load Impact Test. Hasil dari tes ini dapat dijadikan dasar untuk menentukan apakah provider hosting dan domain dapat menampung banyak traffic yang datang.

JetOrbit memiliki waktu respon pada Load Impact Test yang tidak stabil. Pada pengujian 10 Virtual User selama 10 menit, server JetOrbit memberikan respon yang lambat. Selain itu, muncul peringatan throughput limit detected sebagai informasi server yang overload.

Pada pengujian dengan 15 Virtual User, server JetOrbit memiliki waktu respon yang lebih lama. Waktu yang dibutuhkan oleh server JetOrbit sebesar 5735,19 ms.

Aturan Garansi yang Ketat (Tidak ada jaminan garansi)

Garansi adalah salah satu layanan yang diberikan oleh JetOrbit. Namun layanan garansi ini memiliki syarat dan ketentuan yang cukup ketat. Beberapa provider lainnya, memberikan garansi pengembalian uang tanpa syarat.

JetOrbit memberikan layanan garansi dengan beberapa peraturan ketat seperti uptime kurang dari 99% menggunakan UptimeRobot.com. JetOrbit sendiri mengklaim jika uptime yang dimiliki adalah 99,9%.

Perbedaan 0,9% dalam uptime setara dengan 7 jam server down. Sehingga server Kanca IT harus down selama 7 jam untuk dapat menggunakan garansi pengembalian uang. Tentu saja ini merugikan jika situs Kanca IT tergolong ramai dan besar.

Secara keseluruhan review JetOrbit memberikan kesan yang positif. Namun nilai uptime dan jaminan garansi perlu menjadi pertimbangan yang besar. Jika tidak ada garansi, maka Kanca IT tidak dapat meminta pengembalian jika terjadi masalah atau kecewa dengan pelayanan JetOrbit.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *