Pengertian Sistem Pendukung Keputusan

sistem pendukung keputusan

Kanca IT pernahkan mendengar tentang Sistem Pendukung Keputusan? Bagi sebagian orang, istilah tersebut mungkin masih asing. Agar Kanca IT memiliki sedikit pengetahuan tentang Sistem Pendukung Keputusan, maka berikut akan dibahas tentang pengertian Sistem Pendukung Keputusan, komponen Sistem Pendukung Keputusan, dan manfaat Sistem Pendukung Keputusan.

Pengertian Sistem Pendukung Keputusan

Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau biasa juga disebut dengan decision support systems merupakan sistem komputer yang melakukan pengolahan data menjadi informasi untuk mengambil suatu keputusan dari sebuah masalah yang terstruktur dan tidak terstruktur.

Selain untuk menyediakan informasi, tujuan dari SPK adalah untuk membimbing, memberikan prediksi dan mengarahkan pada pengguna untuk mengambil suatu keputusan yang lebih baik. Perancangan SPK biasanya dilakukan dengan basis software interaktif untuk memudahkan pengambil keputusan dan memadukan dengan data yang tersedia.

SPK memiliki peran dalam pemecahan masalah yang dapat memperluas dukungan manajer dalam membuat keputusan atas masalah yang terjadi. Selain itu, SPK juga di desain untuk dapat memecahkan masalah semi-terstruktur agar dapat mendukung penilaian manajer untuk efektifitas pengambilan keputusan.

Komponen Sistem Pendukung Keputusan

Terdapat beberapa komponen yang terdapat pada SPK sebagai berikut.

  1. Model Base

Model Base adalah model yang melakukan representasi dari permasalahan ke format kuantitatif atau model matematika yang digunakan sebagai dasar simulasi atau pengambilan keputusan. Beberapa hal yang termasuk didalamnya adalah tujuan masalah secara objektif, komponen-komponen yang terkait, dan batasan-batasan yang ada (constraints). Model Base membuat pengambil keputusan dapat menganalisa secara utuh dengan mengembangkan dan membandingkan solusi alternatif.

  1. Database Management

Database Management adalah subsistem data yang terorganisasi dalam suatu basis data. Data yang digunakan sebagai dasar untuk sistem pendukung keputusan dapat diperleh dari dalam ataupun luar lingkungan. Tentunya untuk membuat SPK, diperlukan data yang digunakan adalah data relevan dengan permasalahan yang akan dipecahkan melalui simulasi. Relevansi data menjadi hal penting yang harus diperhatikan sehingga hasil yang diperoleh dapat sesuai dengan kebutuhan.

  1. User Interface

User Interface atau biasanya disebut juga subsistem dialog, adalah gabungan dari dua komponen sebelumnya yaitu Database Management dan Model Base. Gabungan dua komponen itu kemudian disatukan dalam komponen ketiga (user interface). Sebelum digabungkan, sebelumnya komponen telah dipresentasikan dalam bentuk model yang dapat dipahami komputer. User Interface akan menampilkan keluaran sistem dan menerima masukan dari pemakai kedalam SPK.

Manfaat Sistem Pendukung Keputusan

Pembuatan SPK tentunya agar dapat dimanfaatkan dalam mendukung berbagai aktifitas. Selain itu, SPK juga dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan suatu perusahaan agar dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Berikut beberapa manfaat dari SPK.

  1. SPK membantu memperluas kemampuan dari pengambil keputusan terutama dalam hal memproses dat amenjadi suatu informasi yang dapat digunakan oleh pengguna.
  2. SPK membantu pengambil keputusan untuk dapat memecahkan permasalahan yang terjadi baik masalah yang semi terstruktur, terstruktur, tidak terstruktur dan masalah yang kompleks sekalipun.
  3. SPK membantu menghasilkan solusi terbaik dengan lebih cepat serta solusi yang dihasilkan juga dapat dipertanggungjawabkan.
  4. Terkadang SPK dibuat untuk menjadi stimulan bagi pengambil keputusan dalam menghadapi persolan untuk dapat menyajikan berabgai alternatif yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah.

Jenis Keputusan

Herbet A Simon mengemukakan bahwa keputusan yang dbuat pada dasarnya dapat dikelompokan dalam dua jenis, yaitu:

  1. Keputusan Terprogram

Keputusan terprogram memiliki sifat yang berulang dan rutin. Hal itu membuat prosedur yang diterapkan pada keputsusan ini sehingga keputusan tidak perlu memberlakukan sesuatu yang baru setiap permasalahan terjadi.

  1. Keputusan Tak Terprogram

Keputusan jenis ini selalu bersifat baru, jarang konsekuen, dan tidak terstruktur. Metode yang digunakan juga tidak ada yang pasti karena belum ada sebelumnya atau struktur persisnya tidak terlihat atau sangat rumit. Terkadang, jenis keputusan ini membutuhkan perlakuan yang sangat khusus.

Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan

Kanca IT, setelah membahas tentang Sistem Pendukung Keputusan, maka dapat dilihat bahawa SPK memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:

  1. SPK menitikberatkan pada management by perception dalam pengambilan keputusan
  2. Menggunakan user interface untuk mendukung pengguna dalam memegang kontrol dalam proses pengambilan keputusan
  3. SPK mendukung pengambilan keputusan untuk mengatasi masalah semi terstruktur, terstrukur dan tidak terstruktur
  4. SPK memiliki kapasitas dialog untuk memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna
  5. Memiliki subsitem yang terintegrasi sehingga SPK dapat berfungsi sebagai suatu kesatuan utnuk membuat suatu keputusan
  6. SPK membutuhkan struktur data yang komprehensif sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi dari seluruh tingkatan manajemen yang ada di perusahaan

Nah Kanca IT, sekarang sudah memiliki gambaran tentang Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Jika Kanca IT tertarik untuk membuat SPK, maka Kanca IT dapat mulai belajar tentang SPK lebih dalam. Tentunya, pemanfaatan SPK dapat tak terbatas untuk berbagai bidang.

Baca Juga:

Penulis: Fandi Fabriyan

First You Learn, Then You Remove The "L"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *