5 Contoh Investasi Jangka Panjang yang Menjanjikan

Fandi Fabriyan

ITKampus.com – Berdasarkan jangka waktunya, investasi dibagi menjadi jangka panjang dan jangka pendek. Keduanya sama-sama dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Ada berbagai macam contoh investasi jangka panjang.

Adapun jenis instrumen jangka panjang ini keuntungannya dapat dapat dinikmati setelah beberapa tahun di masa mendatang. Bagi Kanca IT yang tertarik untuk berinvestasi pada jenis ini, ketahui dulu yuk jenis-jenisnya pada ulasan di bawah ini!

Contoh Investasi Jangka Panjang yang Menjanjikan

Investasi jangka panjang merupakan bentuk penanaman modal atau dana dalam instrumen keuangan dengan harapan memperoleh keuntungan di masa depan. Umumnya, jenis investasi ini memiliki jangka waktu yang panjang berkisar 5 tahun ke atas.

Beberapa instrumen yang termasuk dalam investasi jangka panjang antara lain:

1. Investasi Properti

Jika Kanca IT memiliki modal yang cukup besar, maka investasi di bidang properti bisa menjadi pilihan yang menjanjikan dalam jangka panjang. Investasi pada tanah atau bangunan menawarkan potensi keuntungan yang tinggi karena permintaan banyak namun lahan semakin terbatas.

Selain itu, harga properti cenderung terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, Kanca IT juga bisa mendapatkan tambahan keuntungan melalui penyewaan properti, yang akan memberikan pendapatan pasif dalam jangka panjang.

Meskipun demikian, sebelum memutuskan untuk berinvestasi di properti, sebaiknya dilakukan riset mendalam terkait tanah atau bangunan yang akan diinvestasikan. Pilihlah properti yang memiliki lokasi strategis dan berpotensi mengalami kenaikan harga di masa depan.

2. Investasi Saham

Investasi saham menawarkan peluang keuntungan yang tinggi dalam jangka panjang. Dengan membeli saham, Kanca IT memperoleh hak kepemilikan sebagian dari perusahaan sesuai dengan jumlah yang diinvestasikan.

Pemegang saham dapat meraih keuntungan melalui pembagian dividen dan capital gain, yang merupakan selisih antara harga beli dan harga jual saham. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa saham juga membawa risiko tinggi, terutama jika perusahaan mengalami kerugian.

Risiko tersebut dapat berdampak langsung pada dividen dan harga saham. Maka dari itu, penting untuk memahami dengan cermat aspek-aspek ini agar dapat membuat keputusan investasi yang bijak sebelum berinvestasi saham.

3. Investasi Logam Mulia

Logam mulia merupakan salah satu contoh investasi jangka panjang yang paling mudah dan stabil. Beberapa yang termasuk di dalamnya adalah perhiasan dan emas batangan.

Di antara keduanya, emas batangan lebih disarankan untuk investasi jangka panjang karena nilainya yang cenderung stabil dan bahkan naik setiap tahun. Terlebih lagi, kini Kanca IT bisa melakukan investasi emas batangan dengan mudah secara online.

Selain itu, emas juga memiliki likuiditas tinggi, menjadikannya pilihan ideal sebagai alternatif dana darurat untuk masa depan. Oleh karena itu, disarankan untuk menyimpan emas dalam jangka waktu yang lama guna memaksimalkan potensi keuntungan.

4. Investasi Obligasi

Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dengan tujuan untuk mengumpulkan dana dari investor. Contoh investasi jangka panjang ini dianggap stabil dan aman, sehingga cocok sebagai pilihan investasi jangka panjang.

Umumnya, obligasi memiliki jangka waktu investasi minimal dua tahun dan maksimal sepuluh tahun. Dalam hal imbal hasil, obligasi menawarkan tingkat yang kompetitif dibandingkan dengan suku bunga deposito.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui obligasi, sangat penting untuk memperhatikan rating kredit dan laporan keuangan perusahaan yang menerbitkannya. Langkah ini membantu dalam mengevaluasi kesehatan finansial perusahaan dan potensi risiko yang mungkin terjadi.

5. Investasi Dana Pensiun

Dana pensiun merupakan akumulasi dana yang dikumpulkan oleh perusahaan dari karyawan sebagai persiapan untuk masa pensiun. Dana tersebut kemudian diinvestasikan untuk digunakan sebagai penghasilan pensiun saat karyawan tersebut berhenti bekerja.

Artikel Lainnya

Bagikan:

Fandi Fabriyan

First You Learn, Then You Remove The "L"

Tinggalkan komentar