Cegah Gejala Virus dengan 5 Aplikasi Cek Suhu Badan Berikut Ini!

Fandi Fabriyan

Aplikasi Cek Suhu Badan – Terkadang, melakukan pengecekan suhu badan termasuk hal yang sangat urgent, terutama ketika demam melanda keluarga tercinta. Untuk itulah menyediakan termometer di rumah adalah hal yang patut dilakukan. Namun demikian, jika tidak memiliki cukup uang untuk membeli termometer tersebut, maka ada solusi lain. Yakni memakai aplikasi cek suhu badan yang direkomendasikan berikut:

iCelcius

Aplikasi cek suhu badan pertama jatuh pada iCelcius. Aplikasi ini bisa dikatakan sudah ada cukup lama, namun hingga kini masih banyak masyarakat yang menggunakannya. Itu karena, untuk menggunakan aplikasi hanya memerlukan memori dasar tidak lebih dari 10 Mb. Sangat kecil untuk ukuran pengukur suhu badan. Meskipun ulasannya terbilang rendah, namun pengunduhnya sudah mencapai 50 ribu orang.

Untuk dapat menggunakan fitur yang lebih lengkap lagi. Masyarakat dapat mengunjungi website aplikasi ini. Lantaran, aplikasi yang disediakan di Play Store memang sebatas demo saja. Walau begitu, sudah cukup untuk mengecek suhu badan yang dimiliki. Sehingga tepat untuk dipakai pada saat-saat darurat.

Galaxy Sensors

Sesuai dengan namanya, aplikasi ini ditujukan kepada pengguna Galaxy atau Samsung. Dengan sensor sidik jari, aplikasi ini mampu mengecek suhu yang dimiliki. Kinerja aplikasi ini cukup memuaskan karena dapat mengukur suhu badan dan ruangan. Masyarakat yang sudah mengunduh aplikasi ini ada sebanyak 1 juta orang, dengan penilaian yang diberikan rata-rata 4.

Manfaat lainnya, selain cek suhu badan adalah dapat mengetahui cuaca yang terjadi saat ini. Bagi pengguna Samsung patut berbahagia karena dengan fitur yang bagus hanya butuh 2 MB sebagai memori dasar. Memasang aplikasi ini dapat menjadi tindakan pencegahan di situasi pandemi yang belum juga berangsur pulih seperti sekarang.

Body Temperature Fever Thermometer Diary

Aplikasi ini telah diunduh sebanyak 500 ribu orang. Penyebabnya tidak lain karena aplikasi ini dianggap dapat mencegah Covid-19. Terutama, karena aplikasi ini dirilis di tengah-tengah kasus pandemi meningkat, yaitu tepat di Agustus 2019. Selain itu, kebutuhan memori dasar pun terbilang efisien, yakni hanyasekitar 9 Mb. Tidak salah jika penilaian yang didapat berhasil mencapai di atas 3.

Banyak masyarakat yang sampai sekarang tetap menggunakan aplikasi ini, lantaran dapat juga difungsikan sebagai catatan harian suhu. Catatan tersebut langsung dihadirkan dalam dua mode paling umum yakni Fahrenheit dan Celcius.

Thermo – Smart Fever Management

Aplikasi keempat ini perlu dihubungkan dengan pengukur suhu yang memiliki sebutan Thermo menggunakan wifi atau bluetooth. Memiliki tampilan user interface sederhana sehingga nyaman dipergunakan oleh pengakses yang jumlahnya telah mencapai 100 ribu orang. Dengan rating hampir mencapai 3 dan memiliki memori dasar 16 Mb. Itu membuat aplikasi yang menggunakan logo seperti hansaplast gradasi yang membentuk tanda plus ini patut dipilih..

Kelebihan dari aplikasi ini adalah sistem pengingat untuk terus mengecek suhu badan secara rutin. Bagi yang memiliki kegiatan di rumah padat, aplikasi ini dapat menjadi rekomendasi. Terlebih, dii aplikasi ini juga cukup dalam mendukung informasi gejala yang muncul dengan suhu tubuh sekian derajat.

Fever Tracker

Dibanding kelempat aplikasi lainnya, aplikasi ini dianggap paling akurat. Penyebabnya adalah karena perancang aplikasi ini juga seorang dokter. Dengan rancangan suhu yang disediakan adalah celcius dan fahrenheit, aplikasi ini telah diunduh 100 ribu orang. Logonya juga nampak sederhana dan latar belakang logonya berwarna cerah.

Selain mengecek suhu, pengguna yang memiliki penyakit dengan jumlah dan dosis obat yang beragam, dapat memanfaatkan aplikasi ini juga. Yakni dengan mencatat detail dosis dan nama obat yang diresepkan oleh dokter, yang membuat pengguna terhindar dari kelupaan.

Demikianlah tadi informasi yang dapat diberikan terkait aplikasi cek suhu badan yang mudah untuk digunakan. Bagaimana? Tidakkah tertarik untuk memakai salah satu dari sejumlah rekomendasi yang telah dijabarkan pada ulasan di atas?

Artikel Lainnya

Bagikan:

Fandi Fabriyan

First You Learn, Then You Remove The "L"

Tinggalkan komentar